POLDEV MKP FISIPOL UGM Gelar Kompor Kebijakan #1: Mengulik Realitas Lapangan Program Makan Bergizi Gratis

Yogyakarta, 19 November 2025Institute for Policy Development (POLDEV) MKP FISIPOL Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Kompor Kebijakan #1 bertajuk “When Policy Becomes a Recipe for Risk: Mengulik Realitas Lapangan Makan Bergizi Gratis” pada Rabu, 19 November 2025, pukul 13.00–15.00 WIB, bertempat di BRI Work FISIPOL Universitas Gadjah Mada.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 peserta, yang sebagian besar merupakan mahasiswa Program Sarjana (S1) Manajemen dan Kebijakan Publik (MKP) FISIPOL UGM. Forum ini bertujuan untuk menghidupkan kembali ruang diskusi kritis di lingkungan FISIPOL UGM, khususnya di Program Studi MKP, melalui pembahasan isu kebijakan publik yang aktual dan berbasis temuan lapangan.

Kompor Kebijakan #1 menghadirkan Rizky Dwi Lestari, MPA, Peneliti POLDEV serta Analis Data dan Verifikator Aduan MBG Watch, sebagai pemantik utama. Dalam diskusi ini, pemantik memaparkan temuan lapangan dan hasil analisis terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk aspek tata kelola, mekanisme pengawasan, serta potensi risiko dalam implementasi kebijakan di berbagai konteks daerah.

Diskusi dimoderatori oleh Pamedhar Sekar Utami, Asisten Lab POLDEV, yang memandu jalannya forum agar diskusi berlangsung secara interaktif dan terarah. Peserta terlibat aktif dalam sesi tanya jawab dan pertukaran pandangan, sehingga forum tidak hanya menjadi ruang diseminasi informasi, tetapi juga wahana pembelajaran kolektif dan penguatan tradisi diskusi akademik.

Melalui kegiatan ini, POLDEV MKP FISIPOL UGM menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan literasi kebijakan berbasis bukti serta membangun ekosistem diskusi yang sehat dan berkelanjutan di lingkungan FISIPOL, sebagai bagian dari upaya pengembangan kapasitas analitis mahasiswa.

Kegiatan Kompor Kebijakan merupakan bagian dari rangkaian program Laboratorium POLDEV yang berfokus pada pengembangan kapasitas analitis mahasiswa, penguatan diskursus kebijakan, serta integrasi antara kajian akademik dan realitas implementasi di lapangan.