POLDEV MKP FISIPOL UGM Selenggarakan Skillboost Sesi #3: Pelatihan Visualisasi Data Menggunakan Tableau
Yogyakarta, 27 November 2025 — Institute for Policy Development (POLDEV) MKP FISIPOL Universitas Gadjah Mada, dalam program Laboratoriumnya, telah menyelenggarakan kegiatan Skillboost Sesi #3 bertajuk “Pelatihan Visualisasi Data Menggunakan Tableau” pada Kamis, 27 November 2025, pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di BA 109, FISIPOL Universitas Gadjah Mada.
Kegiatan ini diikuti oleh 57 peserta yang seluruhnya merupakan mahasiswa Program Sarjana (S1) Manajemen dan Kebijakan Publik (MKP) FISIPOL UGM. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam mengolah dan menyajikan data secara visual agar lebih informatif, komunikatif, dan mudah dipahami, khususnya dalam konteks analisis kebijakan dan penelitian sosial.
Skillboost Sesi #3 menghadirkan dua narasumber, yaitu Putri Uzdah Wulandari, S.AP, Researcher Institute for Policy Development (POLDEV), dan Mohamad Satria Riza Permana, Data Analyst Unitrend. Dalam pelatihan ini, peserta memperoleh pembekalan konseptual dan praktik langsung terkait penggunaan Tableau, baik versi Desktop maupun Tableau Public, sebagai perangkat lunak visualisasi data dan business intelligence.
Materi pelatihan diawali dengan pengenalan Tableau secara komprehensif, meliputi perbedaan antara Tableau Desktop, Tableau Public, dan Tableau Mobile, serta keunggulan Tableau sebagai perangkat lunak visualisasi yang bersifat no-code, interaktif, dan mudah digunakan. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai prinsip dasar visualisasi data, seperti penentuan tujuan visualisasi (know your goal), pemilihan alat visualisasi yang tepat, serta prinsip visualisasi yang jelas dan komunikatif.
Selanjutnya, materi mencakup pemahaman mengenai jenis data dan pemilihan jenis visualisasi yang sesuai, termasuk visualisasi untuk data frekuensi, komparasi, tren (time series), dan proporsi. Peserta mempelajari kapan suatu jenis grafik sebaiknya digunakan dan kapan sebaiknya dihindari, guna menghindari miskomunikasi data dan bias interpretasi.
Pada sesi praktik, peserta dilatih menggunakan berbagai jenis grafik utama dalam Tableau, seperti bar chart untuk perbandingan antar-kategori, line chart untuk analisis tren berbasis waktu, serta pie chart untuk visualisasi proporsi. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada berbagai jenis visualisasi lanjutan, seperti treemap, maps, dan Sankey diagram, serta praktik penyusunan dashboard interaktif yang mengintegrasikan beberapa visualisasi dalam satu tampilan.
Pelatihan ini juga menekankan pentingnya aspek data storytelling, yaitu kemampuan menyusun narasi berbasis visualisasi data untuk menyampaikan temuan utama secara ringkas, berbasis bukti, dan relevan dengan konteks kebijakan. Dengan demikian, visualisasi tidak hanya berfungsi sebagai alat presentasi, tetapi juga sebagai instrumen analisis dan komunikasi kebijakan publik.
Melalui rangkaian materi tersebut, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa dalam aspek visualisasi dan komunikasi data, sehingga mampu mendukung proses penelitian dan penyusunan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif dan berbasis data. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Laboratorium POLDEV yang secara berkelanjutan berfokus pada pengembangan keterampilan metodologis, analisis data, dan pemanfaatan teknologi dalam riset kebijakan publik.